logo mak-adang.com

Dr. YASEP SETIAKARNAWIJAYA DARI UNJ USUL BAPOMI JADI KOMI

 Dr. Andi Mulya, S.Pd., M.Si.     21/09/2025    Ensiklopedia Olahraga,Jurnalistik Olahraga,Kaba Ari ko   317 Views
Dr. YASEP SETIAKARNAWIJAYA DARI UNJ USUL BAPOMI JADI KOMI

Mak-adang.com (JAKARTA).

Rakernas Badan Penyelenggara Olahraga Mahasiswa Indonesia (BAPOMI) 2025 di Semarang melahirkan satu gagasan penting. Yasep Setiakarnawijaya dari Universitas Negeri Jakarta mengundang BAPOMI untuk bertransformasi menjadi Komite Olahraga Mahasiswa Indonesia (KOMI). Usulan ini disampaikan kemaren dalam Rakernas membahas status kelembagaan BAPOMI berdasarkan PP 46/2024 dan UU Nomor 11/2022.

BAPOMI sendiri merupakan wadah resmi pelatihan olahraga pelajar sejak puluhan tahun yang lalu. Lembaga ini mengorganisasi berbagai ajang mahasiswa, termasuk Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS). BAPOMI berperan menjaga tradisi prestasi sekaligus membangun karakter generasi muda. Namun, perjalanan panjang itu kini memasuki fase baru yang menuntut penguatan struktural.

“Usulan ini baru brainstorming,” ujar Dr. Yasep kepada Mak-adang.com melalui pesan whatsapp. Ia menyampaikan gagasan transformasi masih berupa rekomendasi Rakernas. “Belum ke pembahasan serius, hanya sebatas rekomendasi,” katanya. Ia menambahkan pembahasan lebih lanjut akan dilakukan di Munas. “Insya Allah bulan Oktober atau November ini,” ucapnya.

Menurut Dr. Yasep, perubahan dari BAPOMI ke KOMI bukan sekedar nama. Lembaga baru ini diharapkan lebih mandiri dan strategis. “Posisi Komite Olahraga Mahasiswa seperti KONI dengan Kemenpora,” jelasnya. Artinya, pemerintah dapat menyalurkan hibah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Dengan transformasi itu, KOMI diharapkan lebih fleksibel dalam menjalankan program kerja. “Terutama dalam keikutsertaan pada multi event internasional,” ungkap Dr. Yasep. Ajang seperti itu biasanya menuntut kemandirian, tanpa keterlibatan langsung pemerintah. Selain itu, pelaksanaan POMNAS mendapat dukungan pemerintah provinsi. “Seperti pada pelaksanaan PON,” tegasnya.

Substansi lain yang disampaikan adalah mekanisme kepemimpinan. Pada saat ini, Ketua Umum BAPOMI bersifat ex officio pejabat eselon dua di Kemendiktisaintek. Model ini dinilai membatasi ruang demokrasi organisasi. “Dengan transformasi, ketua dipilih anggota Komite,” tutur Dr. Yasep. Anggota yang dimaksud adalah BAPOMI provinsi yang telah lama aktif.

Munas Oktober.
Agenda penting selanjutnya adalah Musyawarah Nasional BAPOMI. Forum ini akan digelar pada Oktober atau November mendatang. “Usulan transformasi akan dibahas di Munas,” ujar Dr. Yasep menekankan Rakernas di Semarang hanya menyiapkan jalan, Munaslah yang menentukan keputusan akhir.

Jika gagasan ini disetujui, lahirlah Komite Olahraga Mahasiswa Indonesia sebagai mitra strategis negara. Lembaga ini akan mengemban misi lebih besar: mendukung prestasi nasional sekaligus pengembangan karakter, kebugaran, hardskill, dan softskill mahasiswa melalui olahraga.( Andi Mulya-peneliti dengan disertasi jurnalistik majalah olahraga Tempo ).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *